Berikut ada artikel menarik untuk membantu Anda memahami teori seputar Gudang Palembang. Semoga dengan membaca artikel ini dapat membantu Anda mendapatkan gudang di Palembang yang Anda inginkan.

Sebelum Anda membaca lebih jauh, berikut adalah contact Spesialis Gudang di Palembang

WANDI – 0811787100

Wandi memiliki informasi gudang dijual di Palembang dan Gudang sewa di Palembang, baik itu yang ukuran besar maupun ukuran kecil. Tanyakan saja yang Anda butuhkan, pasti dibantu.

Selamat membaca..


Setelah mempelajari ruang lingkup Gudang Palembang dalam Kegiatan Bisnis, pembaca diharapkan memahami komponen ruang lingkup gudang dalam kegiatan bisnis.

Bagian Bagian Artikel 

  • menjelaskan pengertian gudang
  • menjelaskan fungsi gudang
  • mengklasifikasi jenis-jenis gudang
  • mendeskripsikan jenis layout gudang
  • mendeskripsikan macam-macam gudang berdasarkan kepemilikannya, tempat, jenis barang yang disimpan dan karekteristik barang yang disimpan

1. Pengertian Gudang Palembang

Gudang Palembang merupakan fasilitas khusus yang bersifat tetap, yang dirancang untuk mencapai target tingkat pelayanan dengan total biaya yang paling rendah di area Palembang. Gudang pada dasarnya adalah bangunan yang secara fisik mempunyai kriteria tertentu sebagai tempat penyimpanan barang, yang mana di dalamnya terdapat proses pergudangan (warehousing) berupa storage dan material handling.

Pengertian gudang menurut beberapa ahli :
 Menurut Perpu Nomor 5 Tahun 1962
Gudang adalah ruangan yang tidak bergerak yang dapat ditutup dengan tujuan tidak untuk dikunjungi untuk umum, melainkan untuk dipakai khusus sebagai tempat barang.
 Menurut John Warman (2004), gudang (kata benda) adalah bangunan yang dipergunakan untuk menyimpan barang dagangan. Pergudangan
(kata kerja) adalah kegiatan menyimpan dalam gudang
 Menurut Ibnu syamsi (1997 : 28)
Gudang adalah ruangan untuk menyimpan barang yang berdinding, beratap dan terkunci.
suatu dapat dikatakan gudang jika memenuhi unsur-unsur sebagai berikut :
a. adanya ruangan : ruangan terbuka adalah ruangan yang dibentuk tanpa atap dan tanpa pagar, biasanya ruangan terbuka dipergunakan untuk menyimpan barang-barang yang tahan cuaca. Contoh : pasir, batu dan sejenisnya
b. tertutup : ruangan tersebut berpagar, beratap serta dapat dikunci
c. tidak bergerak
d. tidak untuk lalu lintas : gudang bukan merupakan akses jalan keluar masuk.

Gudang Palembang
2. Fungsi Gudang di Palembang

John Warman (Managemen Pergudangan, 1988) menyatakan bahwa fungsi utama pergudangan adalah tempat penyimpanan bahan mentah(raw material), barang setengah jadi (intermediate goods), maupun tempat penyimpanan produk yang telah jadi (final goods), selain itu juga menjadi tempat penampungan barang yang akan dikirim atau barang yang baru datang. Dan gudang mempunyai peran penting guna mendukung keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya.

Donal J. Bowersox (Managemen Logistik, Tahun 2000) mengatakan bahwa gudang dapat digambarkan sebagai suatu sistem logistik dari perusahaan yang berfungsi untuk menyimpan produk dan perlengkapan produksi lainnya (bahan baku, good-in-process, barang jadi, spareparts, supplies dan dead stock) dan menyediakan informasi status kondisi material/produk yang disimpan di gudang sehingga informasi tersebut mudah diakses oleh siapapun yang berkepentingan dan selalu up-to-date.

 

Bagaimana informasi diatas..? menarik..? teruskan membaca agar Gudang Sewa Palembang dan Gudang Jual Palembang dapat Anda dapatkan dengan baik.

3. Jenis-Jenis Gudang Palembang

Dalam bukunya yang berjudul “Manajamen Logistik & Supply Chain Manajement”, th 200l. Miranda, S.T. & Drs Amin Widjaja Tunggal Ak, MBA menyatakan bahwa bila perusahaan memutuskan untuk menyimpan produk di tanah lapang, ia harus secara khusus memilih suatu celah ruangan, yang disebut pergudangan umum (public warehousing) atau ruang sendiri maupun ruang sewa, yang disebut pergudangan pribadi (private warehousing).
Terdapat 6 jenis gudang yang biasa digunakan, yaitu:
a. Gudang barang dagangan umum untuk barang hasil pabrik (general merchandise warehouses for manufactured goods).
b. Gudang untuk penyimpanan yang bersifat dingin (refrigerator or cold storage warehouses). Gudang ini menyediakan lingkungan penyimpanan yang dapat dikendalikan temperaturnya.
c. Gudang dengan bea/pajak (bonded warehouses) Barang-barang seperti tembakau dan minuman beralkohol impor disimpan di gudang ini.
d. Gudang barang-barang rumah tangga (household goods warehouses). Digunakan untuk penyimpanan property pribadi. Properti ini secara khusus disimpan dalam jangka panjang yang sifatnya sementara
e. Pergudangan komoditas khusus (special commodity warehouses). Pergudangan komoditas khusus digunakan untuk produk pertanian khusus seperti butir padi, wol dan katun.
f. Pergudangan penyimpanan barang penting (Bulk storage warehouses). Pergudangan bulk storage memberikan tangki penyimpanan cairan dan penyimpanan terbuka atau tersembunyi untuk produk kering seperti batu bara, pasir dan barang-barang kimia.


4. Jenis Layout Gudang Palembang

Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan besar kapasitas gudang antara lain:
a. Besar ukuran dari masing-masing barang yang hendak disimpan. Semakin besar ukuran barang akan memerlukan ruang yang sangat besar.
b. Waktu tenggang (lead time) dari pemesanan barang, jika waktu tenggang lebih cepat maka ruang penyimpanan harus semakin besar.
c. Jumlah atau banyaknya barang yang harus disimpan dan frekuensi keluar masuknya barang.
d. Faktor yang hendak diambil oleh pihak manajemen gudang yang meliputi faktor kehabisan barang, faktor kekurangan tempat penyimpanan pada saat barang tiba di gudang.

Selain ditentukan oleh besar ruangan, kapasitas gudang juga ditentukan oleh cara mengatur letak barang yang disimpan (layout ruang gudang). Gudang dengan tata ruang sembarangan dan berserakan tentunya kurang efisien dibandingkan dengan gudang yang tata ruangnya diatur dengan rapi.

Selain hal tersebut diatas, terdapat hal lain yang harus diperhatikan, yaitu jenis barang yang disimpan apakah barang tersebut termasuk:
a. Fast moving, yaitu barang sirkulasinya cepat, biasanya berupa barang- barang yang laku cepat.
b. Slow moving, yaitu barang yang sirkulasinya lambat, biasanya berupa barang-barang yang lakunya lambat.
Berdasarkan arus keluar masuk barang, terdapat beberapa bentuk layout gudang yang dapat diterapkan, yaitu:
a. Arus garis lurus sederhana
Dengan menggunakan layout arus garis lurus sederhana arus barang akan berbentuk garis lurus. Lokasi barang yang akan disimpan dibedakan antara barang yang bersifat fast moving danslow moving. Barang yang bersifat fast moving disimpan dilokasi yang dekat pintu keluar, sebaiknya barang yang bersifat slow moving disimpan dilokasi yang dekat pintu masuk. Arus garis lurus sederhana adalah seperti pada gambar berikut:

b. Arus ‘U’
Dengan menggunakan layout arus ‘u’ arus barang berbentuk ‘U’. Barang yang bersifat fast moving disimpan dilokasi yang dekat dengan pintu keluar, sebaliknya barang yang bersifat slow moving disimpan dilokasi yang dekat dengan pintu masuk.
Layout ‘u’ adalah seperti pada gambar berikut :

c. Arus L
Dengan menggunakan layout ‘L’ arus barang berbentuk ‘L’.. Barang yang berssifat fast moving disimpan dilokasi yang dekat dengan pintu keluar, sebaliknya barang yang bersifat slow moving disimpan dilokasi yang dekat dengan pintu masuk. Layout dengan Arus ‘L’ adalah seperti pada gambar berikut:

5. Gudang Berdasarkan Kepemilikkan, Tempat, Jenis Barang Yang Disimpan, & Karakteristik Material Yang Disimpan

1. Gudang dapat diklasifikasikan berdasarkan kepemilikannya yaitu

a. Gudang Pribadi

Gudang pribadi (private warehouse) adalah fasilitas penyimpanan yang memiliki atau disewa oleh perusahaan untuk digunakan oleh mereka sendiri. sebagian besar pabrik, pedagang grosir, dan peritel memiliki beberapa fasilitas penyimpanan di dalam bangunan mereka sendiri atau di lokasi terpisah. Perusahaan menggunakan gudang pribadi ketika ada barang dengan volume besar yang harus disimpan secara teratur. Namun gudang pribadi dapat berbiaya mahal jika kebutuhan berubah ruang ekstra tersebut mungkin sulit atau tidak mungkin untuk disewakan ke orang lain. Jenis gudang ini dimiliki dan dioperasikan oleh pemasok dan reseller untuk digunakan dalam kegiatan distribusi mereka sendiri. Sebagai contoh, jaringan ritel besar menyediakan gudang untuk toko mereka atau grosir mengoperasikan sebuah gudang di mana ia menerima dan mendistribusikan produk. Contoh: Gudang toko pribadi dan Gudang pabrik milik pribadi .

b. Gudang Umum/Publik

Gudang publik (public warehouse) merupakan fasilitas penyimpanan independen. Gudang publik mampu menyediakan semua layanan yang bisa disediakan oleh gudang milik perusahaan. Pada dasarnya adalah ruang yang dapat disewakan untuk mengatasi kebutuhan distribusi dalam jangka pendek. Pengecer yang memiliki gudang sendiri mereka sendiri terkadang mencari ruang penyimpanan tambahan jika kapasitas gudang mereka tidak mencukupi atau jika mereka melakukan pembelian produk dalam jumlah besar dengan alasan tertentu. Sebagai contoh, pengecer bisa memesan tambahan barang untuk memaksimalkan penjualan di toko atau ketika ada harga promosi dari pemasok jika membeli dalam jumlah besar, Gudang pabrik dan Gudang supermarket.

c. Gudang Pemerintah

Gudang Pemerintah merupakan fasilitas penyimpanan yang dimiliki oleh pemerintah , misalnya : Bulog dan Entreport

2. Gudang berdasarkan tempatnya dapat berupa :

a. Gudang Pabrik yaitu gudang yang tempatnya dikawasan pabrik
b. Gudang Toko, yaitu gudang yang tempatnya menyatu atau berada dikawasan tokok pemiliknya.
c. Gudang pelabuhan yaitu gudang yang berada dikawasan pelabuhan
Gudang pelabuhan dapat dibedakan menjadi 4
1. Entreport adalah gudang yang terdapat pada lini pertama dan lini kedua pada suatu pelabuhan sebagai tempat penyimpanan barang-barang yang akan dikirim keluar negeri atau dimasukkan kedalam negeri, dimana didalam gudang tersebut pihak yang berwenang melakukan pemeriksaan atas barang dan mengenakan bea masuk dan bea keluar
2. Veem ( dock company) adalah suatu perusahaan pergudangan yang menjalankan usaha jasa penyimpanan barang- barang pihak lain dengan memungut sewa,dan barang-barng yang simpan segala macam barang impor maupun eksport
3. Freefort ( Free Trade Zone) adalah suatu daerah pelabuhan yang bebas untuk keluar masuk barang –barang tanpa adanya pengenaan bea keluar atau bea masuk yang dibebankan atas barang-barang tersebut.
4. Bonded Warehouse adalah suatu daerah perdagangan bebas yang sekaligus merupakan daerah perdagangan dan industri

3. Gudang berdasarkan jenis barang yang disimpan dapat berupa :

1. gudang bahan baku
2. gudang kain
3. gudang perlengkapan
4. gudang mesin

4. Gudang berdasarkan karekteristik material yang disimpan

1. gudang penyimpanan bahan baku
2. gudang penyimpanan barang setengah jadi
3. gudang penyimpanan barang jadi

 

6. Menentukan Lokasi Gudang

Dalam suatu perusahaan, keputusan manejemen tentang letak gudang dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu:
a. jenis barang
b. biaya transport
c. pasar
d. sewa
e. penyediaan tenaga kerja
f. pajak
g. kondisi geografis
h. persaingan
penting tidaknya faktor-faktor tersebut tergantung pada keadaan pabrik atau perantara dalam saluran distribusi.
penentuan lokasi gudang yang didekatkan dengan sumber bahan baku disebut product oriented location, sedangkan penentuan lokasi gudang dekat dengan pasar yang diperuntukkan untuk barang-barang yang mudah rusak seperti buah-buahan dan sebagainya disebut market oriented location.


7. Proses penerimaan dan Penyimpanan Barang di Gudang

Gudang penyimpanan barang untuk jangka waktu lama. gudang distribusi menerima barang dari berbagai pabrik perusahaan pemasok dan memindahkannya secepat mungkin.
untuk menyimpan barang-barang digudang diperlukan pengaturan secara baik. dengan demikian penyimpanan barang digudang perlu menempuh suatu prosedur tertentu dengan tahapan sebagai berikut:

a. Proses penerimaan barang

1. setiap barang yang datang dimasukkan dulu kedalam gudang sementara untuk diperiksa faktur atau bukti kirim
2. barang dikelompokkna sesuai jenisnya
3. barang yang tidak memenuhi syarat di return kepda perusahaan pengirim disertai surat return

b. Penyimpanan barang-barang di gudang tetap

1. barang-barang yang diterima digudang disusun dan disimpan sesuai jenis/spesifikasi dan instriksi penyimpanan
2. semua barang dicatat dalam kartu gudang setiap jenis dicatat barang masuk dan keluar
3. pemeriksaan fisik dilakukan oleh kepala gudang dan jumlahnya dicatat dalam pembukuan untuk meudahkan pengendalian /pengontrolan
4. keadaan barang/produk digudang tersimpan dengan baik
jenis barang yang disimpan, antara laian:
a. barang dagangan yang disimpan oleh perusahaan untuk dijual kembali sesuai peratauran normal suatu usaha dagang
b. bahan baku dan barang dalam proses produksi
c. bahan atau barang yang disimpan untuk dipakai

Adapun prosedur penyimpanan barang digudang antara lain:
1. melakukan pengelompokkan barang sesuai dengan golongannya
2. melakukan pengelompokkan barang sesuai jenis barangnya
3. melakukan pengelompokkan barang menurut sifat barangnya.

Dalam penyimpanan barang digudang diperlukan adanya perhatian dalam rangka pemeliharaan agar tetap dalam kondisi yang baik antara lain:
1. sifat barang
2. penerangan yang cukup
3. suhu udara yang stabil
4. menjaga kebersihan barang
5. pembuatan laporan

c. Pengeluaran barang dari gudang

pengeluaran barang dari gudang sesuai permintaan yang tercantum dalam bon barang. bon barang ini merupakan bukti pendukung pengeluaran barang.
untuk setiap barang yang dikeluarkan diberikan bukti pengantar barang keluar yang ditandatangani oleh kepala gudang dan ditanda tangani si penerima barang. bukti pengantar asli diberikan kepada penerima barang dan salinannya sebagai arsip.

Demikian penjelasan seputar gudang di Palembang, semoga membantu.

Bila Anda butuh gudang berukuran besar di Palembang untuk di sewa maupun jual, silakan hubungi

WANDI – 0811787100

PS : Artikel menarik ini di sadur dari hennysmk15.blogspot.com, terima kasih admin