Palembang, 11 Maret 2017

Vinoti Living resmi bekerjasama dengan Keller Williams All Property.
” Signing MOU ” tersebut di tanda tangani langsung oleh Bp. Franky Yohanes Paulus selaku Store Manager Vinoti Living Palembang dan Bp. Suwandi Hermawan selaku Operating Principle Keller Williams All Property. Dalam acara tersebut Vinoti Living menjelaskan beberapa produk yang ditawarkan dan sistem kerjasama yang dijalankan. Untuk Keller Williams All Property sendiri bertugas menawarkan kepada customer yang ingin membeli rumah include dengan furniture set, dan menawarkan Vinoti Living sebagai konsultan interior furniture rumah yang ingin dibelinya. Dalam kerjasama ini Vinoti Living selaku konsultan Interior juga bertugas menawarkan produk Vinoti Living kepada klien Keller Williams All Property.

Dihari yang sama, Keller Williams All Property juga berkesempatan mengadakan talkshow bersama Founder dari Vinoti Living Palembang yaitu Bp. Hendi Rudi dengan mengangkat tema “Secret Of Succes”. Dalam acara talkshow tersebut, menurut Bp. Hendi Rudi kunci dari kesuksesan ialah hidup yang seimbang. Hidup seimbang yang dimaksud meliputi dalam segi materi maupun keuangan. Kunci sukses menurut pandangan beliau yaitu :
1. Pantang menyerah
Dalam artian sikap yang tidak mudah patah semangat dalam menghadapi berbagai rintangan, selalu bekerja keras untuk mewujudkan tujuan, menganggap rintangan/hambatan selalu ada dalam setiap kegiatan yang harus dihadapi.
Mereka yang menyerah sebelum mencapai tujuan, mereka adalah orang-orang yang gagal dan tak akan pernah sukses.

2. Jangan terlalu percaya kepada orang lain
Dengan kata lain kita harus percaya terhadap DIRI SENDIRI terlebih dahulu. Banyak orang yang minder atas kemampuan dirinya sendiri. Alhasil bagi mereka yang tidak percaya terhadap dirinya sendiri, akan muncul ketergantungan terhadap kemampuan diri orang lain.
Sedih sekali jika mendengar ada seseorang yang merasa dirinya tidak berguna. Merasa tidak mempunyai skill yang mumpuni untuk dibanggakan sebagai “senjata” ia meraih tujuan serta impian atas hidupnya sendiri.
Percaya orang lain boleh-boleh saja. Bahkan kita pun memang diciptakan untuk hidup secara berpasang-pasangan. Mudahnya, kita memang dibentuk untuk menjadi makhluk sosial. Tidak mungkin hidup tanpa bantuan orang lain.
Kembali lagi pada masalah kepercayaan. Jika memang kita sudah mempunyai skill serta pengalaman yang cukup untuk diri sendiri, barulah kita bisa mulai mempercayai orang lain untuk bersinergi.